Media Ilmiah
Ads 970x90

Senin, 08 November 2021

Pendidikan Dari Seorang Trader


mediailmiah.id - Trader adalah individu yang terlibat dalam pembelian dan penjualan aset keuangan di pasar keuangan mana pun, baik untuk dirinya sendiri atau atas nama orang atau lembaga lain. Perbedaan utama antara dealer dan investor adalah durasi orang tersebut memegang aset. Investor cenderung memiliki cakrawala waktu jangka panjang, sementara pedagang cenderung memegang aset untuk periode waktu yang lebih singkat untuk memanfaatkan tren jangka pendek.

Dari banyak resiko yang dihadapi seorang trader, kita dapat belajar tentang banyak hal seperti:

Pengetahuan yang luas

Menjadi seorang trader harus rajin membaca, baik dari pengetahuan teknik, pengetahuan tentang berita-berita terkini aset yang diperjual belikan dan lain sebagainya, kita bisa belajar bagaimana mereka tidak kenal lelah untuk terus mendapatkan informasi yang banyak.

Manajemen Waktu

Seorang trader tidak semena-mena dalam menggunakan waktu, ada waktu untuk trading, ada waktu untuk belajar, ada waktu untuk rehat dan refreshing, mereka tidak all time trader, karena semakin mereka tidak dapat mengendalikan waktu, maka akan sering juga kehilangan uang mereka.

Manajemen Resiko

Trading adalah kegiatan yang dikatakan sebagai resiko tinggi dan pendapatan tinggi, mereka sekalu berfikir cerdas dan cermat, mereka benar-benar memperhitungkan uang yang dikeluarkan, mengurangi resiko dan batasan uang yang didapat.

Manajemen Psikologi

Seorang trader juga tidak akan luput dari psikoligis mereka, mereka tidak akan bermain emosi dalam trading, manajemen yang baik adalah ketika mereka sudah loss, maka berhenti untuk menenangkan diri agar tidak kehilangan banyak uang, bahkan mereka bisa beristirahat sampai 1 minggu bila loss, bila mereka tidak bisa memanajemen resiko, tentu gangguan jiwa pun bisa saja mereka dapati.

Belajar Bermodal dari Kecil

Sama dengan pengusaha, trading juga perlu modal. Mereka biasanya memulai dengan modal kecil, tidak tergesa-gesa untuk modal besar, karena mereka sangat percaya akan proses suatu usaha, semakin baik proses, maka mereka akan mendapatkan pengetahuan lebih dan income yang baik pula.

Bersikap Realistis

Mereka sangat realistis, karena bila idealis maka akan merusak psikologis mereka dan resiko akan lebih banyak, biasanya mereka menargetkan keuntungan 10% dari modal mereka, tidak serakah.

jadi bagaimana menurut kalian? apakah kita bisa belajar dari mereka?

0 komentar

advertise here